5 Langkah Memilih Oli Mesin yang Tepat untuk Mobil Anda

By adminindofish 6 Min Read

 

Mungkin banyak yang bertanya-tanya kalau oli mesin itu banyak merk, kekentalannya berapa? Dan oli mesin apa yang cocok untuk mobil kita? Hari ini kami telah menyusun cara sederhana untuk memilih oli mesin untuk Anda bagikan. Apa yang akan Anda lihat?

Langkah 1 Pilih jenis oli mesin.

Pada dasarnya ada dua jenis, yaitu bensin dan solar. Setiap mobil akan diberi tahu sesuai manual mobil bahwa mobil ini harus diisi oli.

Sarankan agar kita menggunakan jenis oli mesin yang tepat dengan mesin akan menjadi yang terbaik. Karena jika salah jenis pengisian akan menyebabkan mesin cepat aus dan pasti rusak. Sebagian besar waktu, label akan memiliki tulisan tentang jenis oli mesin itu.

Langkah 2 Pilih jenis oli mesin.

Jenis oli mesin dibagi menjadi 3 jenis:

1. Oli Sintetis (Fully Synthetic) Interval penggantian adalah pada 10.000-12.000 kilometer atau hingga 20.000 kilometer

2. Oli Mesin Semi Sintetis, interval penggantian 5.000-7.000 kilometer atau maksimal 10.000 kilometer.

3. Interval penggantian oli mesin normal (Sintetis) adalah 5.000 kilometer atau maksimal 7.000 kilometer.

Angka kilometer atau miles yang biasa kita lihat ada di dashboard mobil.
Setiap jenis memiliki kualitas dan durasi penggunaan yang berbeda. Minyak sintetis memiliki harga tinggi. karena itu adalah minyak berkualitas tinggi Oli motor ini 100% sintetik, masa pakainya lebih lama dari tipe lainnya. yang kami miliki tersedia dengan promosi hebat Jika ada yang ingin lebih detail, kami dengan senang hati memberikan saran.

Langkah 3 Pilih viskositas oli mesin.

Viskositas oli mesin adalah derajat kekentalan oli mesin. hanya disebut Jika oli mesin terlalu kental atau kental Tidak akan bisa mengedarkan dan melumasi mesin dengan baik. Dan jika terlalu kental atau kental, artinya terlalu banyak cairan oli mesin. tidak akan dapat melindungi bagian-bagian mesin

Hal ini dapat dilihat dari huruf “W” dengan nomor yang sesuai sebagai berikut.

– Angka di depan “W” adalah kekentalan oli mesin pada kondisi temperatur rendah atau saat mesin dingin. Semakin rendah angkanya, semakin rendah nilai viskositasnya. Hal ini memungkinkan untuk melumasi mesin saat dingin.

– Angka setelah “W” adalah kekentalan oli mesin pada kondisi temperatur tinggi atau saat mesin hidup. Semakin tinggi angkanya, semakin tinggi nilai viskositasnya. Hal ini memungkinkan untuk melumasi dan melindungi mesin saat bekerja dengan baik, seperti 30, 40, 50, 60 dengan mengukur suhu. 100 derajat Celcius

Namun untuk pemakaian di rumah kita, angka di depan “W” tidak harus terlihat sama sekali. Mari kita fokus ke belakang. Bisa dilihat dari buku manual yang terpasang di mobil, ini akan memberi tahu Anda berapa viskositas yang harus digunakan mobil Anda.

Setiap jenis mobil akan menggunakan tingkat kekentalan sebagai berikut.

  • mobil baru

dengan kilometer atau nomor jarak tempuh tidak lebih dari 200.000 kilometer Sebaiknya pilih oli mesin dengan viskositas rendah, seperti 30, dll.

  • mobil yang sudah lama digunakan
    Ada kilometer atau mil. 200.000 km atau lebih Sebaiknya pilih oli mesin dengan viskositas tinggi, seperti 40 atau 50, dll.

Namun, saat membeli oli mesin, sebaiknya pilih nilai kekentalan sesuai manual masing-masing model mobil yang ditentukan. Jika Anda tidak tahu atau ragu, kami memiliki tim ahli untuk memberikan saran tentang masalah ini.

Langkah 4 Pilih oli mesin standar

Standar oli mesin adalah tingkat kualitas oli mesin. Saat ini, ada banyak organisasi seperti

JASO (Organisasi Standar Otomotif Jepang)
SAE (Masyarakat Insinyur Otomotif)
API (American Petroleum Institute)

Lembaga-lembaga ini akan menetapkan standar untuk oli mesin.

Sebagian besar waktu, Thailand paling sering menggunakan “API”. “API” adalah singkatan dari “American Petroleum Institute” atau bahasa Thailand. “Institut Perminyakan Amerika”

Nilai API dibagi menjadi dua kategori utama sebagai berikut:

1. Simbol “S” cocok untuk mesin bensin. Sebagian besar standar yang digunakan saat ini adalah SN, bensin kelas tertinggi. Jika nilainya lebih rendah, itu akan turun setelah surat itu, misalnya, SM SL akan turun.

2. Simbol “C” cocok untuk mesin diesel. Sebagian besar, standar yang digunakan saat ini adalah CK-4, solar grade tertinggi, dengan nomor 4 menunjukkan mesin empat langkah, jika grade lebih rendah, maka akan turun. Huruf di belakangnya, seperti CI-4 CH-4, terus turun.

Langkah 5 Pilih merek, harga, dan promosi.

langkah terakhir ini Anda dapat mengatur harga yang Anda inginkan. Karena setiap jenis oli memiliki harga yang berbeda sesuai dengan grade kualitasnya. Setiap merek memiliki beberapa rentang harga untuk dipilih. Namun, pelanggan harus mempertimbangkan mobil yang digunakan pelanggan dan memilih yang tepat. untuk penggunaan yang paling efisien

Jika Anda tidak yakin dalam membeli Anda dapat berkonsultasi dengan tim Carmart, Kami dengan senang hati memberikan saran untuk penggunaan terbaik pelanggan. Toko kami memiliki lebih dari 20 merk oli mesin dengan berbagai jenis oli mesin seperti Castrol, Elf, Eneos, Mobil, PTT, dll.

Sumber Referensi : Rekomendasi Oli Motor Matic Terbaik di Indonesia

Share This Article
Leave a comment